Strategi Forex

4 Ciri Sistem Trading yang Buruk (dan Sebaiknya Segera Dibuang!)

sistem-trading-efektif
Ditulis oleh TentangForex.com

Sudah beberapa kali penulis menemukan tawaran sistem trading ‘Holy Grail‘ berseliweran di linimasa Facebook. Semua terlihat menjanjikan, penyampaiannya pun menarik. Selain itu, harganya murah dan penggunaannya mudah.

Tadi malam penulis bahkan melihat sebuah postingan di Facebook mengenai sistem trading yang dijamin menghasilkan profit sampai $10,000,000. Jelas, penulis hanya bisa tertawa dalam hati, sambil berpikir, “Memangnya ada yang percaya ya?”

Bukan bermaksud meremehkan, tapi penulis jauh lebih yakin bahwa kehebatan seorang trader datang dari pengalaman. Cocok/tidaknya sebuah sistem trading merupakan hasil dari usaha mengotak-atik time frame, indikator, parameter masuk dan keluar, serta manajemen risiko.

Baiklah, mungkin Anda termasuk kalangan yang lebih suka membeli sistem trading yang dipasarkan di dunia maya. Tak apa, itu pilihan pribadi. Namun Anda perlu menanamkan hal ini ke pikiran Anda: untuk menjadi lihai dalam trading Anda membutuhkan waktu, kesabaran, dan kedisiplinan. Tidak ada cara lain; untuk mengetahui apakah sistem trading favorit Anda (entah yang dibeli maupun yang dibuat sendiri) menghasilkan profit, Anda harus melakukan beberapa kali pengujian.

Tapi, sistem trading mana yang sebaiknya digunakan atau yang seharusnya dibuang? Berikut ini adalah 4 tanda bahwa sistem trading Anda kurang efektif dan sebaiknya ditinggalkan segera.

  1. Anda tidak lagi berpatokan pada trading rule secara konsisten.
    Logikanya sederhana: Anda harus menggunakan sistem trading secara konsisten untuk melihat sejauh mana keampuhannya (dalam menghasilkan profit). Jadi, apabila Anda menemukan sebuah sistem trading yang terlalu abstrak dan rumit, sebaiknya Anda segera mengabaikannya.
  2. Lebih banyak usaha daripada hasil.
    Apakah Anda harus begadang semalam suntuk agar strategi Anda berjalan dan menghasilkan profit? Apakah Anda harus mengamati 28 indikator sebelum confirm sinyal? Jika sistem trading tersebut membuat hidup Anda kacau balau (apalagi jika dijalankan dalam kurun waktu lama) sementara pips yang diraih tidak terlalu berbeda dengan sebelum Anda menggunakan sistem tersebut, maka lebih baik Anda segera meninggalkannya.
  3. Tidak menghasilkan profit.
    Jelas sudah. Jika Anda sudah melakukan backtest dan demo test berkali-kali, menggonta-ganti parameternya dan mengubah kondisi tradingnya namun profitnya tetap tidak memuaskan, maka sistem trading tersebut sebaiknya dibuang saja.
  4. Harganya mahal.
    Beli banyak strategi dan EA, tentunya membutuhkan kocek yang tak sedikit. Di antara semua yang Anda beli, pasti ada beberapa yang kurang efektif. Oleh karena itu, Anda sebaiknya mempertimbangkan kembali biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli atau berlangganan strategi dan EA tersebut. Kalau perlu, gunakan saja uangnya untuk memperoleh sistem trading lain yang jauh lebih potensial.

Ingat, jika sebuah sistem trading cocok dipakai oleh rekan Anda, bukan berarti itu juga akan cocok bagi Anda. Banyak faktor penentu keberhasilan trading selain sistem, antara lain: waktu, disiplin, dan ketekunan. Jadi, jangan ragu membuang sistem trading yang sia-sia, jika memang tak menghasilkan apa-apa bagi Anda.

Tentang Penulis

TentangForex.com

Editorial Staff di TentangForex.com adalah sebuah team yang dibentuk dengan tujuan untuk berbagi informasi mengenai Forex Trading.
Semua informasi yang Anda dapat di TentangForex.com adalah gratis.

Beri komentar