Belajar Forex

Tentang Uang

tentang-uang
Ditulis oleh TentangForex.com

Dimasa sekarang ini, banyak orang yang beranggapan uang adalah segalanya. Jika Anda punya uang, apapun yang Anda inginkan bisa terpenuhi. Sebetulnya apakah pengertian uang itu dan mengapa uang begitu penting di masyarakat dunia sekarang ini. Di artikel ini, kami akan paparkan secara mendalam.

Mari kita lihat video berikut ini.

Sejarah Munculnya Uang

a. Masa sebelum barter

Pada zaman purba, atau pada masyarakat yang masih sangat sederhana, orang belum bisa menggunakan uang. Perdagangan dilakukan dilakukan dengan cara langsung menukarkan barang dengan barang. Cara ini bisa berlangsung selama tukar menukar masih terbatas pada beberapa jenis barang saja.

b. Masa barter

Pada masa ini untuk memenuhi kebutuhan, orang/kelompok orang sudah membutuhkan pihak lain/dihasilkan oleh pihak lain, karena jumlah orang sudah semakin meningkat dan bertambah, maka munculah pertukaran barang, karena pada masa ini orang belum mengenal produksi barang.
Syarat utama terjadinya barter adalah, bahwa orang yang akan saling tukar barang, mereka saling membutuhkan.

Kesulitan Barter :
1. Sulit menemukan barang untuk kebutuhan yang mendesak
2. Sulit menentukan perbandingan barang yang ditukarkan
3. Sulit memenuhi kebutuhan yang bermacam-macam

c. Masa Uang Barang

Pada masa ini, orang sudah mulai berfikir barang perantara sebagai alat pertukaran, maka dicarilah jenis barang yang dapat mempermudah pertukaran, sebagai syarat, sebagai alat perantara pertukan barang/uang barang adalah :

  1. Barang tersebut dapat diterima dan dibutuhkan semua orang
  2. Barang tersebut dapat ditukarkan kepada siapa saja
  3. Mempunyai nilai tinggi
  4. Tahan lama

Kesulitan uang barang :

  1. Sukar disimpan
  2. Sukar dibawa keana-mana
  3. Sukar dibagi menjadi bagian yang lebih kecil
  4. Kebanyakan uang barang tidak tahan lama
  5. Nilai uang barang tidak tetap

Jenis barang yang pernah digunakan sebagai alat uang barang antara lain : kulit hewan, hewan, batu-batuan berharga, kulit pohon, logam.

d. Masa Uang

Peradaban yang semakin maju, mengakibatkan kebutuhan yang semakin banyak dan bertambah pula, hal tersebut mendorong manusia untuk alat perantara pertukaran yang mudah, praktis, dan mempunyai nilai, maka dikembangkanlah jenis uang.

Suatu barang berfungsi sebagai mata uang, apabila memenuhi syarat sebagai berikut :

  1. Dapat diterima oleh siapapun
  2. Tahan lama
  3. Mudah disimpan
  4. Mudah dibawa kemana-mana
  5. Dapat dibagi menjadi bagian yang lebih kecil dengan tidak mengurangi nilainya
  6. Jumlahnya terbatas
  7. Nilai uang tetap

Jenis barang yang paling memenuhi syarat tersebut di atas adalah logam terutama emas dan perak, karena awalnya kertas belum ditemukan, maka jenis uang logamlah yang pertama kali ada.

Jenis uang yang pernah ada di Indonesia :

  1. Mata uang kampua (boda), berasal dari Sulawesi berwujud tenunan
  2. Mata uang tembaga, pernah beredar di Banjarmasin
  3. Mata uang krisnala terbuat dari emas dan tembaga, beredar pada masa kerajaan Jenggala
  4. Sebelum tahun 1946 Javasche Bank yang didirikan oleh bank Sirkulasi Belanda mengeluarkan gulden
  5. Uang Jepang
  6. Setelah tahun 1946 pernah beredar ORI (Oeang Repoeblik Indonesia) dan terakhir jenis uang Rupiah sampai saat ini.

Pengertian Uang

Menurut ensiklopedi Indonesia, uang adalah segala sesatu yang biasanya digunakan dan diterima umum sebagai alat penukar atau standar pengukuran nilai.

Berdasarkan syarat uang dan pengertian menurut ensiklopedi Indonesia, dapat disimpulkan bahwa uang adalah suatu benda yang mempunyai ciri-ciri tertentu yang dapat mempermudah pertukaran dan berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah.

Pengertian sah di sini adalah bahwa keberadaan uang tersebut dijamin oleh pemerintah dan dilindungi oleh undang-undang negara.

Motif Masyarakat Membutuhkan Uang

a. Motif transaksi, dalam memenuhi kebutuhanya manusia memerlukan uang untuk mendapat barang yang diinginkan.

b. Motif berjaga-jaga, bagi yang berpenghasilan lebih sebagian pendapatannya disisihkan untuk disimpan/ditabung, guna keperluan yang akan datang atau untuk keperluan yang mendesak.

c. Motif spekulasi, ini terjadi karena seseorang ingin mendapatkan keuntungan yang lebih besar dalam situasi tertentu.

Fungsi Uang

a. Fungsi Asli

  1. Sebagai alat tukar menukar
  2. Sebagai alat satuan hitung

b. Fungsi Turunan

  1. Sebagai alat pembayaran
  2. Sebagai alat penunjuk harga
  3. Sebagai alat penyimpan/menabung
  4. Sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi
  5. Sebagai alat pemindah dan pembentuk kekayaan
  6. Sebagai alat pencipta lapangan pekerjaan
  7. Sebagai alat standar pembayaran hutang
  8. Sebagai komoditas perdagangan

Jenis Uang

a. Uang kartal

Uang kartal adalah uang yang beredar sehari-hari sebagai alat pembayaran yang sah dan wajib diterima oleh semua masyarakat.

Uang kartal terdiri dari uang logam (emas, perak, alumunium) dan uang kertas

b. Uang Giral

Uang giral adalah uang yang berbentuk saldo rekening di bank milik nasabah, yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran. Cara pembayaran dapat menggunakan cek, giro, telegraphic transfer, travel chek (cek dengan perjanjian), dalam melakukan pembayaran dengan uang giral ini seseorang boleh menolak. Syarat utama uang giral adalah seseorang harus mempunyai tabungan/simpanan di bank.

Nilai Uang

a. Ditinjau dari pembuatanya

  1. Nilai intrinsik
    Nilai intrinsik adalah nilai uang berdasarkan bahan-bahan pembuatan uang.
  2. Nilai nominal
    Nilai nominal adalah nilai yang tertera/tertulis pada setiap mata uang yang bersangkutan.

Dari kedua pengertian nilai uang tersebut diatas munculah istilah-istilah sebagai berikut :

Fiducier money yaitu uang yang memiliki nilai nominal lebih besar dari nilai intrinsiknya.
Contoh : jenis uang kertas, maka uang kertas disebut juga uang kepercayaan (fiduciary)

Alasan mengapa masyarakat mau menerima kertas :

  • Pemerintah mau menerima dan menggunakanya
  • Memiliki daya beli
  • Dilindungi dengan undang-undang
  • Full bodied money, yaitu uang yang memiliki nominal sama dengan intrinsiknya
    Contoh : jenis uang logam

b. Ditinjau dari penggunaannya

  1. Nilai internal
    Nilai internal uang adalah kemampuan suatu uang apabila ditukarkan dengan sejumlah barang.
  2. Nilai eksternal
    Nilai eksternal uang adalah perbandingan nilai mata uang dalam negeri dengan nilai mata uang negara lain.

Fluktuasi Nilai Mata Uang

a. Inflansi

Inflansi adalah keadaan dimana nilai mata uang merosot dibandingkan dengan harga barang karena banyaknya uang yang beredar sehingga berakibat harga barang menjadi mahal.

Ciri-cirinya :

  • Harga barang naik
  • Gaji atau upah naik
  • Jumlah uang yang beredar bertambah
  • Penawaran tenaga kerja melebihi permintaan
  • Banyak terjadi pengangguran
  • Susah mencari lapangan pekerjaan

b. Deflasi

Deflasi yaitu merosotnya harga barang karena terjadi peningkatan nilai mata uang atau menguatnya nilai mata uang dalam negeri.

Hal-hal yang menyebabkan deflasi :

  • Uang yang beredar sedikit/kurang
  • Harga barang mengalami penurunan
  • Nilai mata uang dalam negeri menguat

c. Devaluasi

Devaluasi adalah dengan sengaja menurunkan nilai mata uang sendiri terhadap valuta asing.

d. Apresiasi

Apresiasi adalah keadaan meningkatnya nilai mata uang dalam negeri sampai pada presentase yang ditetapkan dari semula tanpa disengaja.

e. Depresiasi

Depresiasi adalah merosotnya mata uang di dalam negeri secara tidak sengaja.

f. Hot money

Hot money adalah suatu negara terlalu banyak uang (modal) tetapi uang tersebut berada di suatu negara yang tidak produktif, maka perlu ke negara lain yang lebih menguntungkan.

Nilai Tukar Mata Uang Asing terhadap Mata Uang Dalam Negeri

Nilai tukar mata uang suatu negara dibandingkan dengan nilai mata uang negara lain disebut kurs. Sejak adanya gerakan reformasi nilai mata uang Indonesia mengalami fluktuasi yang sangat tajam. Sebelum tahun 1998 nilai mata uang Indonesia berkisar 1$ = Rp. 2.500,- sekarang ini berkisar + 1$ = Rp. 14.000,-. Hal ini disebabkan karena :

  • Inflasi yang tajam
  • Devaluasi
  • Keadaan politik yang tidak stabil

Perdagangan Mata Uang

Perdagangan mata uang adalah melakukan transaksi pertukaran mata uang yang berbeda. Adanya perdagangan terkait ekspor impor maka kebutuhan akan mata uang asing (valas) tak dapat dihindarkan. Saat ini mata uang menjadi objek yang diperdagangkan. Pergerakan nilainya yang berubah-ubah membuat perdagangan mata uang cukup menjanjikan keuntungan. Perdagangan mata uang (valas/forex) menjadi sangat populer saat ini.

Tujuan utama dari perdagangan forex adalah memetik keuntungan dari spekulasi pergerakan harga mata uang tertentu. Pembeli akan mendapatkan keuntungan dengan membeli mata uang pada saat harga murah (rendah) dan akan menjual mata uang tersebut jika dirasakan harganya sudah cukup tinggi.

Karena bisnis forex yang populer, saat ini kita bisa melakukan transaksi forex secara online dan tanpa modal yang terlalu besar. Mungkin jika Anda ingin mencoba bisnis jual beli mata uang, bisa coba simulasi transaksinya dibawah ini.

Demo simulasi transaksi mata uang

Semoga artikel ini membantu Anda memahami lebih dalam tentang uang.

Tentang Penulis

TentangForex.com

Editorial Staff di TentangForex.com adalah sebuah team yang dibentuk dengan tujuan untuk berbagi informasi mengenai Forex Trading.
Semua informasi yang Anda dapat di TentangForex.com adalah gratis.

Beri komentar