Belajar Forex

5 Penyebab Kegagalan Terbesar dalam Forex Trading

Trading Tilt - Furious Businessman
Ditulis oleh TentangForex.com

Sudah trading bertahun-tahun namun hasilnya belum optimal? Masih bingung mengapa rekan Anda sudah menghasilkan banyak profit sementara Anda masih ‘begitu-begitu saja’? Nah, mungkin ada beberapa kebiasaan Anda yang perlu diubah atau dihilangkan agar tidak lagi gagal dalam forex trading.

Inilah 5 penyebab kegagalan terbesar dalam forex trading (yang mungkin selama ini tidak Anda sadari):

#1 Trading nekad

Berapa banyak trader yang melakukan forex trading dengan bermodalkan feeling? Berapa banyak trader yang tidak menggunakan indikator apapun, dan hanya mengamati chart polos? Kita pasti kenal sejumlah trader yang seperti ini. Kalau dibilang tidak profit, ya tidak juga. Buktinya sejumlah rekan saya justru menghasilkan profit yang bisa dibilang “lumayan” dengan cara trading nekad tersebut (kalau dalam bahasa Inggris cara seperti ini disebut naked trading).

Namun saya sarankan Anda tidak sekali-kali menjadi trader nekad yang asal trading tanpa mikir. Walaupun tidak menggunakan indikator apapun, setidak-tidaknya Anda harus mengamati 3 hal berikut ini dalam trading:

  • Candlestick, untuk mencari tahu nilai high-low-closed serta volume di setiap periode,
  • Chart Pattern, untuk mencari tahu arah pergerakan yang akan terjadi, dan
  • Data Sentimen Jual-Beli, melalui informasi ini kita akan memahami kemampuan para pemilik uang yang menggerakkan market.

#2 Emosi meledak-ledak

Coba pikirkan! Trading dalam keadaan tenang saja masih berpeluang untuk loss, apalagi trading dalam keadaan emosi yang meledak-ledak?

Emosi itu wajar, namun ketika Anda dikendalikan emosi maka trading akan kacau, pengambilan keputusan bisa keliru, dan strategi trading jadi terabaikan karena tidak mampu berpikir jernih. Apalagi ditambah dengan keserakahan dan rasa takut, maka hasilnya rencana yang sudah dibuat akan hancur berantakan.

Untuk itu, diperlukan disiplin dalam menjalankan trading. Disiplin akan mudah diterapkan jika Anda sudah terlebih dahulu mengendalikan emosi—tidak membiarkan emosi mengatur-atur keputusan Anda.

Apa ciri-ciri trader yang disiplin? Trader yang disiplin bisa menerima loss dengan lapang dada; emosinya stabil baik ketika loss maupun profit. Kalau loss, dirinya akan segera move on dan belajar dari kesalahan yang dia temukan. Trader yang disiplin melakukan trading dengan tenang tanpa kekuatiran berlebih. Dia juga siap keluar sesuai dengan exit rules. Baginya, trading adalah mengamati pergerakan harga, bukan semata mengandalkan opini atau perasaan.

#3 Keinginan cepat kaya

Menjadi kaya melalui forex trading? Emang bisa? Mungkin Anda menjawab: Lihat saja George Soros, Bill Lipschutz, atau Stanley Druckenmiller. Bukankah mereka jadi milyuner berkat forex trading? Ya, sejumlah orang memang berhasil menjadi trader yang bergelimangan kekayaan, namun tentu saja proses menuju kekayaan itu tidak dijalani secara instan. Salah besar jika ada yang bilang “trading aja kalau mau cepet kaya”. Jargon seperti itu justru akan menghambat kita untuk menjadi trader handal yang tahan banting, karena setelah terjun dalam trading kita akan merasakan betapa pentingnya mentalitas ketekunan dan kesabaran. Jadi, jika ada pihak-pihak yang menjanjikan keuntungan instan dalam forex trading, kemungkinan besar keuntungan itu hanya bertahan sesaat saja.

#4 Keinginan balas dendam

Selain keinginan cepat kaya, emosi negatif yang seharusnya dibuang jauh-jauh dalam trading adalah keinginan balas dendam. Keinginan seperti ini biasanya muncul ketika kondisi pasar tidak sesuai dengan harapan kita. Trading balas dendam juga terjadi ketika kita strategi kita tidak berjalan sesuai rencana dan justru menghasilkan kerugian.

Apa sih, yang salah dengan trading balas dendam? Bukankah wajar, jika kerugian yang didapat hari ini seharusnya diganti dengan keuntungan di hari esok? Memangnya siapa yang mau membiarkan dirinya dilanda oleh kerugian terus menerus?

Balas dendam hanya membuat Anda trading dengan dikuasai emosi. Tidak ada lagi pertimbangan dalam membuat strategi. Trading balas dendam mengakibatkan Anda mengabaikan disiplin akan trading plan yang sudah dibuat. Kalau sudah begini, kerugian yang tadinya mau digantikan malah justru semakin berlipatganda.  Hmm, apakah skenario ini tak asing di telinga Anda? Atau mungkin, ini bagian dari pengalaman Anda selama trading?

#5 Gonta-ganti strategi sepanjang hayat

Kerugian dalam forex trading jelas tidak terelakkan, namun jika kerugian datang beruntun perlukah mengganti strategi trading?

Pertanyaan ini ada di benak banyak trader, meskipun mereka sudah paham bahwa forex trading merupakan bisnis yang mengandung resiko tinggi. Tapi apakah menggonta-ganti strategi trading setiap kali terjadi kerugian merupakan pilihan yang efektif?

Perlu diketahui bahwa Anda perlu melakukan adaptasi setiap kali membuat sebuah strategi baru. Bukankah adaptasi membutuhkan waktu yang tidak sedikit? Jadi, semakin sering menggonta-ganti strategi itu sama saja dengan menghabiskan lebih banyak waktu hanya untuk beradaptasi.

Bagi Anda yang sedang berpikir untuk mengganti strategi trading Anda (untuk kesekian kalinya), biarkan saya memberi saran: jangan dulu mengganti strategi tersebut tapi sebagai gantinya, lakukan beberapa langkah ini,

  • Lakukan uji coba strategi trading Anda dalam kurun waktu tertentu (dengan backtest dan forward test, baik di demo maupun real account).
  • Coba amati ulang kondisi pasar; mungkin selama ini bukan strateginya yang ngaco tapi pemahaman Anda terhadap pasar-lah yang kurang baik.
  • Atur ulang trading plan. Misalnya, apabila Anda menetapkan toleransi resiko 6% per transaksi, coba sekarang ganti menjadi 3% saja.

Nah, setelah Anda tiba di penghujung artikel ini, tanpa disadari Anda telah mempelajari 5 penyebab kegagalan terbesar dalam forex trading. Yang mana yang harus Anda tinggalkan? Jangan tunda lagi, persiapkan kesuksesan forex trading Anda mulai sekarang.

Tentang Penulis

TentangForex.com

Editorial Staff di TentangForex.com adalah sebuah team yang dibentuk dengan tujuan untuk berbagi informasi mengenai Forex Trading.
Semua informasi yang Anda dapat di TentangForex.com adalah gratis.

Beri komentar