Analisa Forex

Minyak Mentah Naik di Sesi Asia, Kesepakatan Output

minyak-mentah
Ditulis oleh TentangForex.com

Harga minyak mentah naik di Asia pada hari Senin karena investor melihat kepatuhan yang kuat dari OPEC dan non-OPEC berkaitan dengan penurunan produksi yang bisa memangkas hampir 1,8 juta barel per hari dari pasar global mulai bulan Januari.

Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah untuk pengiriman Februari naik 0,25% ke $ 53,08 per barel. Pekan lalu, minyak berjangka ditutup lebih tinggi pada hari Jumat, berbalik positif untuk minggu ini di tengah indikasi bahwa produsen minyak mentah utama berpegang janji mereka untuk melakukan pemotongan produksi.

Di ICE Futures Exchange di London, minyak Brent untuk pengiriman Februari melonjak $ 1,19, atau 2,2%, di kisaran $ 55,21 per barel pada penutupan perdagangan hari Jumat, tidak jauh dari level tinggi dalam 17 bulan dikisaran $ 57,89 yang disentuh awal pekan lalu.

Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengatakan pada hari Jumat bahwa semua perusahaan minyak Rusia telah sepakat untuk memotong produksi minyak mentah di bawah perjanjian Moskow dengan anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak.

Selain itu, Kuwait dilaporkan juga akan memotong pasokan dari Januari sebagai bagian dari upaya OPEC untuk menstabilkan pasar minyak.

Anggota OPEC telah sepakat untuk mengurangi produksi secara gabungan sebesar 1,2 juta barel per hari mulai dari tanggal 1 Januari, seperti kesepakatan pertama mereka sejak 2008.

Meskipun demikian, dikhawatirkan terjadi kenaikan produksi di AS dan Libya.

Tentang Penulis

TentangForex.com

Editorial Staff di TentangForex.com adalah sebuah team yang dibentuk dengan tujuan untuk berbagi informasi mengenai Forex Trading.
Semua informasi yang Anda dapat di TentangForex.com adalah gratis.

Beri komentar